DIII Kebidanan


VISI

Penyelenggara Pendidikan Kebidanan yang Terdepan Dalam Mutu dan Mampu mencetak Bidan “Bintang Lima” yang Islami, Peka Budaya, dan Berdaya Saing Internasional Tahun 2015

MISI

  • Melaksanakan dan mengembangkan pendidikan dan pembelajaran kebidanan yang berbasis kompetensi,
  • Mengembangkan sistem pendidikan kebidanan berbasis spiritualisme Islam dan penguasaan softskillsbagi peningkatan daya saing lulusan,
  • Melaksanakan penelitian di bidang kebidanan yang menunjang pelayanan kebidanan serta memanfaatkan hasil penelitian bagi pengembangan keilmuan, sivitas akademika dan masyarakat.
  • Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian insan akademik dalam upaya mendorong penerapan asuhan kebidanan yang profesional.
  • Mengembangkan kerjasama kemitraan dengan pihak-pihak yang berkepentingan baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

TUJUAN

Menghasilkan Ahli Madya Kebidanan yang memiliki kualifikasi “Bidan Bintang Lima” yang mampu:

  1. Memberikan layanan asuhan kebidanan yang berkualitas dan holistik kepada perempuan sesuai siklus hidupnya (health care provider);
  2. Mengambil keputusan klinis sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku dalam memberikan asuhan kebidanan serta menjunjung tinggi Kode Etik Bidan Indonesia dan nilai-nilai keislaman (decision maker);
  3. Melaksanakan pengelolaan program KIA di komunitas secara efektif, efisien, sistematis serta peka budaya (manager);
  4. Melakukan pendidikan kesehatan dan kegiatan promosi kesehatan lainnya dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi melalui penguasaan komunikasi interpersonal dan konseling kebidanan (communicator and health educator);
  5. Menjadi role model bagi masyarakat khususnya kaum perempuan serta mampu menggerakkan seluruh potensi masyarakat dalam pemberdayaan perempuan dan pengembangan Desa Siaga (community leader).

PROFIL LULUSAN

Pendidikan D-III Kebidanan merupakan bagian dari pendidikan tinggi tenaga kesehatan yang menghasilkan tenaga bidan professional pada tingkat Ahli Madya yang lulusannya mampu berperan sebagai:

  1. Care Provider atau pemberi asuhan kebidanan
  2. Community Leader atau penggerak masyarakat dalam bidang kesehatan ibu dan anak
  3. Communicator atau komunikator
  4. Decision Maker atau pengambil keputusan dalam asuhan kebidanan
  5. Manager atau pengelola, baik sebagai pengelolaan asuhan kebidanan secara mandiri atau kolaborasi

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN DIPLOMA III KEBIDANAN

Terdapat perubahan standar kompetensi lulusan dari 9 standar kompetensi menjadi 6 standar kompetensi. Adapun rumusan standar kompetensi lulusan Diploma III Kebidanan yang juga disebut sebagai Kompetensi Inti adalah sebagai berikut:

  1. Mampu berperilaku professional, beretika dan bermoral serta tanggap terhadap nilai sosial budaya dalam praktik kebidanan
  2. Mampu melakukan komunikasi efektif dengan perempuan, keluarga, masyarakat, sejawat, dan profesi lain dalam upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak dalam pelayanan kebidanan
  3. Mampu memberikan asuhan kebidanan secara efektif, aman, dan holistik dengan memperhatikan aspek budaya terhadap ibu hamil, bersalin, nifas dan menyusui, bayi baru lahir, balita dan kesehatan reproduksi pada kondisi normal berdasarkan standar praktik kebidanan dan kode etik profesi
  4. Mampu memberikan penanganan kegawatdaruratan sesuai dengan kewenangannya
  5. Mampu melakukan upaya promotif, preventif, deteksi dini dan pemberdayaan masyarakat dalam pelayanan kebidanan
  6. Mempunyai kemampuan mengelola kewirausahaan dalam pelayanan kebidanan yang menjadi tanggung jawabnya

KOMPETENSI PENDUKUNG

  1. Bidan dapat memberikan asuhan kebidanan berdasarkan prinsip evidence-based
  2. Bidan dapat menguasai beberapa softskills yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya sebagai Bidan di Desa (kemampuan public relationship, pemberdayaan dan pengorganisasian masyarakat)
  3. Bidan mampu menjadi agen perubahan sosial sebagai Bidan Komunitas dalam melaksanakan program Desa Siaga
  4. Bidan dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, baik secara pasif maupun aktif dalam konteks pelayanan kebidanan
  5. Bidan mampu menguasai teknologi informasi dan komunikasi dan memanfaatkannya dalam  praktik kebidanan
  6. Bidan mampu menunjukkan kemandirian dalam mengembangkan karirnya melalui spirit kewirausahaan
  7. Bidan mampu mengembangkan sikap dan perilaku yang berorientasi pada keselamatan pasien , berperilaku sesuai Kode Etik Bidan Indonesia, bertanggung jawab, serta siap bertanggung gugat